Sistem Informasi Unika Soegijapranata

Meramu Teknologi Informasi dan Bisnis dalam Masa Depan Generasi Muda, Hasilkan Solusi untuk Bangsa

Tiga Karya Ilmiah di Tingkat Internasional

Selalu ada semangat, percaya diri, dan energi yang luar biasa di dalam setiap karya yang dihasilkan oleh mahasiswa dan mahasiswi Game Technology Unika

Game Perjuangan

10 November di Surabaya, Pertempuran Medan Area, Serangan Umum 1 Maret, Bandung Lautan Api, Palagan Ambarawa, dan Pertempuran 5 Hari di Semarang

GameTech @ Unika Soegijapranata

Kombinasi Programmer, Entrepreneur, dan Teknologi Game untuk hasilkan berbagai karya bagi tanah air (Pendidikan, Pariwisata, Kebudayaan, Kesehatan, dll)

GameTech @ Unika Soegijapranata

Erdhi Widyarto N, MT - Bernardinus Harnadi, MT - T. Brenda Ch, MT - Dr. Ridwan Sanjaya - Risa Farrid C, MT - FX Hendra Prasetya, MT - Yulianto Tejo P, MT

Gabung sebagai Teman

Klik http://facebook.com/GameTechUnika dan ikuti informasi-informasi terbaru di GameTech Unika Soegijapranata

Perkembangan Industri Kreatif Game

Bukan hanya pemain lokal, industri game kelas dunia juga ikut menanamkan usahanya di Indonesia!

Wednesday, October 4, 2017

Nostalgia Video Game Konsol Dari Masa Ke Masa

Jika membicarakan tentang video game saat ini tentu tak lepas dari kecanggihan teknologinya, mulai dari grafis, audio, hingga sensor yang digunakan. Tapi tahukah kamu bahwa video game sudah ada sejak tahun 1972? Meski perangkat yang digunakan masih sederhana dan output game yang dikeluarkan tidak semenarik saat ini, namun kemunculan video game jaman dulu sudah dianggap sebagai penemuan yang istimewa. Berikut adalah beberapa video game yang pernah ada dari awal kemunculannya hingga tahun 1900-an.

1    1.      Pong & C (1972)
Pong adalah permainan pertama yang dibuat untuk video game. Membuat pemainnya menjadi “pemain tennis” yang harus mengalahkan lawannya dengan mencetak 10 poin terlebih dahulu. Game ini dikembangkan oleh Atari dan dirilis untuk arcade pada tahun 1972 oleh Atari, dan karena kesuksesannya, Atari mengembangkan sendiri game ini untuk di porting ke versi video game rumahan pada tahun 1975 dan terjual sebanyak 150.000 unit.
Mesin Pong ini terjual sebanyak 35.000 unit, dan jumlah ini sebenarnya hanyalah sepertiga dari total mesin pong yang terjual di seluruh dunia, karena setelah kesuksesannya, banyak cloning mesin Pong yang muncul. Saat itu, langkah yang diambil oleh Atari adalah merilis Double Pong, yang merupakan Pong yang dimainkan oleh empat orang pemain dengan layar yang lebih besar. Selain Pong, ada juga game lain di mesin ini yang dapat dimainkan secara online, yaitu Solitaire dan Freecell.



2    2.      Magnavox Odyssey (1972)
Magnavox Odyssey merupakan video game rumahan pertama yang pernah ada. Kita bisa bermain permainan tenis (yang terinspirasi dari permainan Pong) dan beberapa jenis permainan papan yang sejenis. Perangkat ini diproduksi sebanyak 350.000 unit tapi hanya beberapa ribu yang masih ada saat ini, dan lebih sedikit lagi yang masih lengkap dan masih bisa digunakan.


3   3.      Atari VCS (1977)
Atari 2600 adalah “sesepuh” dari video game modern yang sudah terjual lebih dari 30 juta unit dan  menjual banyak sekali permainan dalam sistem cartridge. Pada awal tahun 1970. Permainan arcade mendulang kesuksesan karena permainan pong, tank, dan lain-lain. Maka, Atari merilis Pong versi rumahan yang juga sukses di pasaran. Hingga pada tahun 1976, Atari VCS (nama asli dari Atari 2600) dirilis dengan sembilan permainan bawaan. Karena kesuksesannya, pada tahun 1978 Atari merilis lebih banyak game untuk konsol ini, diantaranya adalah Outlaw, Space Wars, dan Breakout. Salah satu game paling ikonik yang dikeluarkan oleh Atari adalah Space Invader yang dirilis di tahun 1980. Saking suksesnya permainan ini, banyak orang membeli Atari 2600 hanya untuk memainkan Space Invaders.



4    4.      Intellivision (1979)
Konsol ini mulai muncul di masa puncak kepopuleran Atari 2600. Diproduksi oleh Mattel yang pada saat itu populer karena memproduksi mainan Barbie, Intellivision menjadi salah satu kompetitor utama Atari mulai tahun 1980. Dengan game Major League Baseball yang mengalahkan Homerun (game baseball buatan Atari) IntellVision menjadi populer. Alasan lain mengapa IntellVision sukses adalah kemampuan teknisnya. Dilengkapi dua kontroler yang memiliki 10 tombol lengkap dengan tombol enter dan clear, serta piringan 16 arah. Yang dapat ditumpuk dengan petunjuk keypad yang disesuaikan dengan game yang akan dimainkan.


5    5.      Commodore VIC-20 (1980)
Dirilis di Jepang pada tahun 1980, dan setahun kemudian, di seluruh dunia, Commodore VIC-20 adalah komputer rumahan berwarna pertama yang ditujukan untuk masyarakat luas karena pendekatan dan harga yang cukup bersahabat. Sebagai computer yang dipuji di media-media ahli (karena pertunjukan performa lebih baik dari Apple II dan Atari 80 Byte pada bulan Mei 1981) Commodore VIC-20 menjadi komputer pertama yang terjual sebanyak lebih dari 1 juta unit, yang mengangkat posisi dan popularitas Commodore di pasar komputer rumahan.


6    6.      ColecoVision (1982)
Pada masanya, Coleco dianggap sebagai konsol “Next Gen”, yang mengikuti jejak Atari VCS dan IntellVision yang dimiliki Mattel. Game ini memiliki grafis dan suara yang sangat baik. Peluncuran konsol ini ke pasar juga cukup kuat karena adanya kesepakatan dengan Nintendo untuk melakukan porting game Donkey Kong. Lebih dari 2 juta unit terjual dan sebenarnya bisa menjadi lebih popular jika saja tidak ada kejatuhan industri game pada tahun 1983.


7   7.      Comodore 64 (1982)
Commodore 64 adalah computer 8-bit yang dirilis oleh Commodore Business Machines pada tahun 1982 sebagai suksesor VIC-20, Commodore 64 mendominasi pasar komputer rumah di Amerika Serikat, dengan aplikasi dan game yang tersimpan dalam cassette tape player eksternal, disk drive eksternal, atau port ekspansi yang ada pada mesin Commodore 64. Mesin ini tetap diminati hingga tahun 1990 dan akhirnya dihentikan produksinya pada tahun 1994 ketika perusahaan Commodore akhirnya bangkrut.

8    8.   ZX Spectrum (1982)
ZX Spectrum yang terkenal karena keyboardnya yang berbahan karet, dengan ukuran yang padat dan motif pelangi yang unik, dirilis pada tahun 1982 dengan harga kisaran harga £125 hingga £175. Harga ini kemudian menjadi lebih murah yaitu berkisar £99 dan £129.



9    9 .      Vectrex (1982)
Vectrex adalah konsol unik yang mengimplementasi tampilan grafis vektor untuk membuat pengalaman bermain seperti pada konsol arcade. Konsol ini dikembangkan oleh Smith Engineering. Dengan bantuan kertas overlay (berbahan mika) yang digunakan sebagai lapisan tambahan untuk memberi warna, 29 games diluncurkan secara resmi, termasuk game-game portingan dari arcade.



1    10.  Famicom (1983)
Karena gagal mencapai kata sepakat dengan perusahaan Coleco dan Commodore, Nintendo merilis konsol berbasis cartridgenya yang pertama dengan nama Famicom (Family Computer) di Jepang pada tahun 1983. Konsol ini meraih sukses besar. Karena kesuksesan ini, banyak produk tiruan Famicom diproduksi di seluruh Asia pada pertengahan 1980. Menjadikannya konsol yang memiliki produk bajakan tersendiri. Namun produk bajakan ini menjadi legal setelah paten dari Nintendo mengalami kadaluwarsa.



1    11.  Nintendo Entertainment System (NES, 1985)
Setelah dirilisnya Famicom di Jepang pada tahun 1983, Nintendo mendesain ulang konsol ini untuk rilis internasional dalam wujud NES. NES memiliki peran penting dalam membangkitkan kembali game yang dimainkan dalam sebuah konsol setelah jatuhnya industri game pada tahun 1983. Dengan NES, Nintendo memperkenalkan model bisnis standard dalam pemberian lisensi pada pengembang pihak ketiga yang melegalkan pengembang tersebut mengembangkan software untuk platform Nintendo. Lebih dari 700 game dirilis secara resmi pada konsol ini..


1   12.  Commodore Amiga (1985)
Pertengahan tahun 1985, Commodore meluncurkan Commodore Amiga, mesin baru yang diharapkan dapat mengangkat pamor Commodore di lingkungan pasar. Walau Commodore Amiga tidak kompatibel dengan mesin Commodore sebelumnya, mesin ini awalnya dapat bersaing karena kemampuan menghasilkan gambar dan suara yang sangat baik serta sistem operasi yang dapat melakukan berbagai hal dengan mouse. Mesin dapat bertahan hingga awal tahun 1990-an namun akhirnya harus tumbang di tangan IBM yang terbukti lebih kompeten dalam mengembangkan mesin komputer. 

1    13.  Sega Mega Drive (1988)
Konsol pertama yang benar-benar serius menantang dominasi Nintendo di pasar gaming pada masanya adalah Sega Mega Drive. Dirilis pertama kali di Jepang tahun 1988 dan 1989 di Amerika Utara. Kurang lebih 40 juta unit sukses terjual di seluruh dunia. Dengan seri Sonic The Hedgehog sebagai game terpopuler dari seluruh 915 game yang sudah dirilis, game ini dapat terjual sebanyak 15 juta unit.


1    14.  GameBoy (1989)
Walaupun memiliki keterbatasan perangkat keras, GameBoy mengalami sukses dengan sangat cepat. Bahkan melawan kompetitornya yang secara hardware lebih mampu, seperti Atari Lynx dan Sega Game Gear. GameBoy tetap popular karena banyaknya game bagus yang dirilis serta baterai yang tahan lama. GameBoy mengalami desain ulang pada tahun 1998 dengan dirilisnya GameBoy Color dan berhasil menjual 118 unit sebelum akhirnya berhenti diproduksi tahun 2003.


1    15.  Super Famicom /SNES (1990)
Super Nintendo Entertainment System (disebut juga Super NES, SNES atau Super Nintendo) adalah konsol 16-bit yang dirilis tahun 1990 di Jepang, tahun 1991 di Amerika Utara, tahun 1992 di Eropa dan 1993 di Amerika Selatan. Di Jepang dan Asia Tenggara, konsol ini lebih dikenal dengan nama Super Famicom.
SNES menjadi konsol kedua yang dikembangkan oleh Nintendo, mengikuti kesuksesan pendahulunya, NES. Konsol ini memiliki keunggulan dalam menghasilkan grafis dan suara dibandingkan kompetitor pada masanya, dan tetap popular bahkan hingga di era konsol 32-bit dan tetap ada di hati para kolektor dan retro gamer.


1     16.  Commodore Amiga CD32 (1993)
Commodore Amiga CD32 menjadi konsol video game berbasis 32-bit CD-ROM pertama yang dirilis di Eropa Barat dan Kanada. Pada saat peluncurannya di tahun 1993, Amiga CD32 dilengkapi dengan dua game yaitu Diggers, dan Oscar from Flair. Pada peluncuran berikutnya, disertakan juga game Dangerous Street, sebuah game duel satu lawan satu, yang mendapat banyak kritik pedas oleh awak media. Amiga CD32 sebagai konsol video game juga dapat di upgrade menjadi sebuah PC secara penuh dengan menambahkan keyboard, mouse, dan floppy drive.


Itulah 16 jenis video game yang pernah ada. Mungkin saat ini kita sudah jarang melihatnya atau bahkan tidak mengenalnya sama sekali, tapi keberadaan alat tersebut masih bisa kita dapatkan di situs ebay.com dan amazon.com.

ket : Semua gambar diambil dari musium game technology James Cook University Singapore  
Penulis :
Elisa Purnamasari
Mahasiswa Beasiswa Unggulan Game Technology 2013

Unika Soegijapranata Semarang

Thursday, June 15, 2017

Kesuksesan Game Developer Indonesia Menginspirasi Squarstudio

  Menengok perjalanan developer game indonesia beberapa tahun kebelakang yang membawa kabar gembira untuk perkembangan dunia game di Indonesia. Sudah mulai bermunculan developer-developer game baik indie yang mampu menunjukan hasil luar biasa kreasi game buatannya, semua itu dapat dilihat dari respon masyarakat yang menyambut baik hasil kreasi game anak bangsa ini. Developer game ini menyasar berbagai pangsa pasar, seperti game Infectonar Survivors, game buatan Toge Production yang menyasar pasar steam, kemudian ada Tahu Bulat game buatan Own Games yang menyasar pengguna Android. Namun dari beberapa pangsa pasar yang dibidik oleh developer game Indonesia lebih banyak mengarah pada pengguna Android lewat toko aplikasi Playstore. Mulai bermunculan game-game buatan anak Indonesia yang berada pada top chart playstore Indonesia dengan berbagai kategori seperti contoh pada kategori gratis teratas ada game Tahu Bulat, TTS Lontong, Tahu Bulat 2, Warung Chain, Tebak Gambar. Dibalik semua kesuksesan yang diraih oleh developer game Indonesia pasti ada faktor-faktor yang mempengaruhinnya. Siapa tidak mengenal game Tahu Bulat, game yang fenomenal ini. Berdasar kutipan dari Techin Asia ID 25 Mei 2016 ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesuksesan dari game tahu bulat antara lain pemilihan tema awal yang tepat. Memang pada waktu itu di Indonesia melalui media sosial sedang demam akan penjual tahu bulat yang dijadikan meme melalui slogan penjualnya “Tahu Bulat digoreng dadakan”. Adapun juga faktor lainnya yang tidak kalah penting pemilihan genre, genre casual memang pada saat itu sedang banyak-banyaknya game dengan genre casual atau sering disebut tipe clicker. Meskipun dibuat kurang lebih hanya 2 minggu namun dalam kurun seminggu saja jumlah downloadnya sudah mencapai 100.000 sampai 500.000, itu merupakan hasil yang menggembirakan bagi developer game Indonesia. 

                                                             
                                                                          Sumber : google.com

  Pada waktu itu Tahu Bulat mengalahkan game Clash of Clans dan menempati posisi pertama dalam game gratis terlaris Playstore, yang ketika itu game terlaris sedang dikuasai oleh game Clash of Clans. Selain Tahu Bulat yang kini sudah memperoleh 5jt sampai 10 jt download, ada game pendahulunya yang meraih sukses dan berada pada deretan top gratis teratas yaitu game Tebak Gambar. Game yang dirilis pada 8 november 2013 ini masih eksis sampai sekarang, dengan gambar yang ringan dan teka-teki yang dapat mengasah otak membuat pemainnya menjadi kecanduan dan selalu ingin memainkan game ini kembali. Menurut artikel yang dilansir dari website dunia games tanggal 28 februari 2017, game yang dibuat oleh 2 orang ini bermula dari salah satu anggota yang terispirasi sebuah majalah yang berisi tebak-tebakan gambar diwaktu kecilnya. Game ini simpel namun penuh dengan teka-teki yang dapat mengasah kemampuan otak pemainnya, inilah yang menjadi inti mengapa game Tebak Gambar ini menjadi populer dan menempati top gratis game terpopuler di Playstore selama berbulan-bulan. Meskipun gambar yang dipakai terbilang sederhana, jika jalan cerita sebuah game bagus, maka kemungkinan untuk diminati banyak orang akan lebih terbuka lebar. Selain itu faktor yang mempengaruhi game Tebak Gambar ini, menurut saya pribadi adalah faktor konsistensi dalam update game secara berkala. Pemain akan merasa bosan ketika konten-konten yang ada dalam game statis dan tidak ada penambahan sehingga pemain akan cepat bosan dan tidak memainkan game kembali. Faktor konsistensi update konten inilah yang masih menjadi daya tarik game Tebak Gambar saat ini, meskipun tidak sepopuler pada tahun 2013 lalu ketika masih awal-awal masa perilisan game ini. 


Sumber : google.com

  Namun dari kesusksesan yang diperoleh developer lewat karya game yang dibuatnya, pasti ada waktunya dimana game tersebut akan mengalami titik redup dan berkurangnya jumlah pemain, meskipun ada fitur baru yang ditambahkan lewat update terbarunya. Hal yang biasa dilakukan ketika sebuah game sudah mengalami titik redup adalah dengan membuat game baru atau game sekuel dari game yang sebelumnya. Seperti yang dilakukan oleh Own Game dengan membuat game baru ketika Tahu Bulat mengalami penurunan pemain, adapun Tebak Gambar yang membuat Si Udin : Puzzle 5 Dasar, ataupun Toge yang membuat Infectonator  Hot Chase, ataupun Infectonator Survivors. Selain untuk menarik kembali minat pemain untuk memainkan game buatan developer, membuat game baru adalah cara untuk mempertahankan kepercayaan pemain terhadap developer tersebut. Namun tidak selalu cara ini medapat respon yang sama seperti game pendahulunya yang mampu meraup download yang fantastis. Ini yang dialami Own Games yang membuat game Nasi Goreng dan Abang Tahu Bulat, antusias pemain masih banyak namun belum seheboh game Tahu Bulat. Namun tidak menutup kemungkinan game Tahu Bulat 2 yang belum lama ini dirilis oleh Own Games mampu menyamai bahkan melampaui game Tahu Bulat. Dengan pencapaian menggembiarakan yang diraih oleh developer Indonesia ini semoga menjadi pemicu bagi developer-developer Indonesia lainnya kelak. Hal inilah yang menjadikan motivasi Squarstudio yang merupakan studio game inkubasi dari gametech unika progdi sistem informasi untuk menjadi developer Indonesia yang dapat meraih kesuksesan yang fantatis seperti kisah sukses developer Indonesia yang telah meraihnya. Dan semoga game baru yang sedang dikerjakan oleh Squarstudio ini dapat menyamai ataupun bahkan melampaui game-game buatan developer Indonesia yang telah sukses sebelumnya. Wahyu Febriyanto - Squarstudio

Wednesday, March 29, 2017

Jomblo? Dibuat keren aja dengan game Jomblo Keren!


Semarang, 26 Maret 2017 – Raxeon kembali meluncurkan game terbaru mereka di Google Play yang berjudul “Jomblo Keren”.

“Jomblo Keren” adalah mobile games dari Raxeon dengan genre simulasi yang menceritakan tentang kehidupan seorang mahasiswa yang memilih untuk hidup jomblo selama ia kuliah. Di game ini, pemain akan dihadapkan dengan banyak persoalan yang biasa dialami oleh mahasiswa sehari-harinya, seperti pilihan untuk membolos kelas, bahkan soal percintaan!


Gameplay dari “Jomblo Keren” cukup mudah karena pemain hanya perlu melakukan tap pada salah satu jawaban yang ada. Namun pemain tidak bisa asal memilih, karena setiap pilihan memiliki konsekuensinya masing-masing.

Terdapat empat status utama pada game ini, yaitu Perasaan, Sosial, Akademis, dan Keuangan. Hasil akhir dari status ini berguna untuk menentukan layak tidaknya pemain untuk maju ke level selanjutnya.

Misi utama dari game “Jomblo Keren” yaitu memperoleh nilai akademis yang bagus selama kuliah, memiliki finansial yang cukup, serta banyak relasi. Untuk mencapai itu semua, tugas dari pemain adalah untuk tetap men-jomblo selama kuliah serta menjaga keseimbangan ke empat status lainnya. Pemain juga harus segera menyelesaikan level yang telah dipilih, batas waktu pemain hanya 50 minggu! Lebih dari itu? Permainan akan berakhir. Ibaratnya, “kamu ngapain aja selama kuliah?”.

“Jomblo Keren” memiliki beberapa fitur, diantaranya adalah sistem pencapaian. Sistem pencapaian berguna untuk mencatat sudah sejauh mana kisah kalian berjalan.

Selain itu, terdapat empat mahasiswi yang dapat didekati oleh pemain selama kuliah. Pilihan pemain akan menentukan ending dari game ini!

Untuk dapat bermain “Jomblo Keren”, pastikan Android kamu adalah versi 4 keatas.


Download game nya di Google Play:



Fanspage:



Buktikan kalo jomblomu itu adalah jomblo yang keren!



Trailer Jomblo Keren



Raxeon sendiri adalah sebuah indie game developer dari program studi Sistem Informasi UNIKA Soegijapranata Semarang yang berfokus pada mobile games dan sudah beberapa kali merilis game mobile seperti "Sahurak?" dan "Amame Quiz".

Monday, March 27, 2017

Squarstudio, Start-Up Inkubasi Progdi Sistem Informasi Kembali Release Game Perjuangan Semangka

Tak puas dengan tiga game yang sudah di release, kali ini Squarstudio kembali merelease game terbarunya yang berjudul Perjuangan Semangka. Sedikit berbedan dengan beberapa game yang sebelumnya. Dalam game Perjuangan Semangka terdapat banyak tantangan dengan tokoh utama Semangka. Terdapat 30 level dengan tantangan yang berbeda.



Setiap permainan memiliki kesulitannya sendiri. Dalam game ini, pemain diminta untuk fokus dan teliti. Namun tantangan dalam game ini tidak membuat pemain menjadi tegang karena setiap tantangan dapat diselesaikan dengan menyenangkan.

Penasaran dengan game ini??

Yuk langsung download disini

              

Monday, March 13, 2017

KULIAH UMUM dengan Prof Chen-lun Hung dari Universitas Providence Taiwan


Setiap semester pada awal kuliah, Fakultas Ilmu Komputer selalu mengadakan kuliah umum yang bertujuan untuk menselaraskan antara kajian teori yang dikembangkan dikelas pada saat perkuliahan dengan realitas dunia kerja serta mengetahui perkembangan teknologi IT saat ini. Kuliah umum biasanya menghadirkan pembicara baik dari praktisi maupun dari pakar.
Pada semester genap 2016/2017 ini kuliah umum Fakultas Ilmu Komputer menghadirkan pakar Teknologi “BIG DATA” dari Universitas Providence Taiwan. Prof Che-Lun Hung Ph.D mempunyai reputasi luar biasa dalam teknologi BIG DATA. Hal ini terlihat dalam banyaknya tulisan Prof Chen di jurnal mapun proceding ilmiah internasional bereputasi. Usia yang masih relatif muda tetapi sudah menghasilkan lebih dari 100 tulisan ilmiah. Salah satunya adalah tentang algoritma UPGMA Pararel,  Pemakaian GPUs, Deep Learning menggunakan CUDA dan lain sebagainya.
Kuliah umum diadakan di Gedung Theater Thomas Aquinas Universitas Katolik Soegijapranata pada tanggal 6 Maret 2017, dengan judul "Implementasi Big Data" dihadiri oleh sebagian mahasiswa Ilmu Komputer. Acara kuliah umum ini di buka oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer, kemudian dilanjutkan kuliah umum yang di moderatori oleh Dr. Benardinus Harnadi.
Dalam kuliah umum tersebut, Prof Chen-lun Hung memamaparkan bahwa big data sangat berperan penting dalam setiap aspek, Big data sendiri adalah tindakan pengumpulan dan penyimpanan informasi yang besar untuk analisis. data tersebut adalah data terstruktur maupun data yang tidak terstruktur seperti gambar, video dan informasi-informasi lain. Data-data ini disimpan di server kemudian dianalisis menggunakan metode-metode tertentu untuk mendapatkan suatu keputusan. Salah satu platform yang populer digunakan adalah platform CUDA. CUDA adalah platform pararel komputasi dan aplikasi pemrograman interface pada GPU. Platform ini dibuat oleh NVDIA, salah satu industri yang berkecimpung dalam pengolahan grafis. Sedangkan contoh implementasi big data adalah implementasi mobil cerdas dan prediksi kecenderungan orang dalam berbelanja suatu barang,dan lain sebagainya
         Acara kuliah umum dilanjutkan pertemuan dengan fakultas untuk membicarakan kemungkinan-kemungkinan kerjasama antara providence dengan F.IKOM. hasilnya adalah didapatkan beberapa kerjasama seperti riset bersama menggunakan Teknologi BigData untuk medis dan game serta pemakaian IOT dan kemungkinan kuliah di providence selama 1 tahun.

squarstudio, start-up inkubasi progdi sistem informasi rilis game terbarunya


Squarstudio merupakan start-up inkubasi dari program studi sistem informasi yang terlahir sejak bulan agustus tahun 2016, bermula dari empat orang mahasiswa yang memiliki satu visi untuk menciptakan sebuah start-up dibidang game developer yang fokus di Semarang terlebih dahulu. Berangkat dari jurusan yang memang dari gametechnology serta hobi dalam bidang game,keempat pemuda ini dapat dibilang nekat dalam menggeluti industri game ini. Namun dengan tekat yang mantap kini squarstudio dapat memproduksi beberapa mini game, diantaranya froggie jump serta sky jump ninja. Game developer yang bermarkas di gedung henricus constant lt 8 unika soegijapranata ini selama 6 bulan ini telah memproduksi 7 game yang kebanyakan bergenre arcade, namun yang sudah dapat didownload baru tiga game saja, termasuk game kick the zombies ini. Selain kedua game tersebut baru-baru ini squarstudio merilis game terbarunya yang berjudul squarteam: kick the zombies. Membayangkan game zombie identik dengan menakutkan dan penuh darah, namun game squarteam: kick the zombies ini mengadaptasi gambar yang tidak begitu seram layaknya game bertemakan zombie lainnya. Dengan mengusung tema grafis simple fun zombies, diharapkan membuat pemain merasa nyaman dengan grafis yang disuguhkan game ini. Game yang mengangkat cerita zombie ini, menceritakan empat sekawan team squar yang berusaha melarikan diri dari serangan zombie-zombie yang mengamuk. Setelah sebelumnya tempat yang mereka gunakan untuk berlindung dihancurkan para zombie. Maka dari itu team squar harus mencari tempat berlindung yang baru agar terhindar dari infeksi para zombie. Empat karakter utama dalam game ini yaitu godzilla, doers, leona, serta veinz. Karakter tersebut memiliki efek animasi yang berbed-beda, selain empat karakter utama, terdapat zombie-zombie yang memiliki skill yang berbeda-beda. Game kick the zombie ini merupakan game ketiga squarstudio yang sudah release di playstore dan amazon appstore, setelah sebelumnya game froggie jump serta sky jump ninja yang terlebih dahulu hadir di kedua appstore tersebut. Game ini rencananya akan dibuat cerita lanjutannya dalam pengembangannya kedepan. Mungkinkah squarteam menemukan tempat berlindung mereka yang baru serta dapatkah squarteam menyelamatkan diri dari infeksi para zombie? Temukan jawabannya di Squarteam: Kick The Zombie! Unduh sekarang lewat playstore dan amazon appstore sekarang!

Download Squarteam: Kick The Zombies Playstore atau Amazon Appstore


Tuesday, February 28, 2017

GameTech Unika Fasilitasi Bisnis Rintisan (Start-up)

Beberapa game karya mahasiswa dan alumni GameTech di Google Play

Unika Soegijapranata merupakan salah satu kampus yang memiliki program S-1 Game Technology dan didukung oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sejak pada awal pendiriannya. Pada awal pendiriannya di tahun 2012, tercatat 46 mahasiswa mendaftar di jurusan ini dengan 26 mahasiswa memperoleh Beasiswa Unggulan dari Kemendikbud. Hingga tahun 2015, Kemendikbud masih memberikan Beasiswa Unggulan untuk mahasiswa yang mengambil jurusan ini. 
Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap beasiswa tersebut, pengelola Game Technology mendorong dan memfasilitasi berbagai bentuk kewirausahaan mahasiswa seperti contohnya usaha produksi game Android yang dijual melalui app store maupun digali pendanaannya melalui iklan. Selain itu, juga usaha pembuatan game yang semakin banyak dipesan oleh masyarakat untuk berbagai kepentingan.
Pada salah satu sudut kantor pengelola program S-1 Game Technology, terdapat ruang inkubasi bisnis yang dilengkapi dengan beberapa komputer. Ruang tersebut memfasilitasi mahasiswa dan alumni yang ingin mengembangkan minatnya dalam mengembangkan bisnis di bidang Game. Proses pembuatan bahkan brainstorming terkait dengan ide, produksi, sampai dengan pemasaran dapat dilakukan di sana. Bahkan beberapa dosen juga sering menyambangi untuk mengajak berdiskusi mengenai pengembangan bisnis dan prospek klien yang bisa dibidik.
Saat ini, terdapat beberapa freelancer dan dua kelompok bisnis rintisan (start-up) yang berkarya melalui cara ini. Lokasi ruang inkubasi bisnis yang berada di dalam kampus cukup menguntungkan mahasiswa Game Technology karena mereka dapat langsung melihat dan bergabung jika memiliki minat yang sama. Beberapa produk game yang diluncurkan melalui app store dapat dilihat melalui Google Play maupun Amazon App Store. Karya-karya aplikasi permainan dari SquarStudio seperti Froggie Jump dan Sky Jump Ninja dapat diunduh melalui http://bit.ly/squarstudio, sedangkan karya-karya Raxeon seperti SahuRak? dan Tap o Sleep dapat diunduh melalui http://bit.ly/raxeonstudio. Permainan yang dihasilkan oleh mahasiswa lainnya bisa dicari melalui http://bit.ly/unikagame.
Gunawan, Wahyu, dan Leocadia dari SquarStudio di ruang inkubasi bisnis

Menurut Leocadia salah satu pendiri SquarStudio, dukungan kampus melalui penyediaan ruang inkubasi bisnis ini sangat membantu mereka yang belum mempunyai modal di awal namun memiliki tekad untuk berbisnis. Berkat dukungan tersebut, masalah permodalan dan biaya operasional tidak lagi dikhawatirkan sehingga dirinya bisa fokus untuk memperbanyak produksi.
Sedangkan menurut Andrew yang merupakan salah satu pendiri Raxeon, kesempatan dari kampus untuk magang di berbagai start-up Game telah membuka matanya untuk mengembangkan bisnis ini meskipun belum lulus. Dia berharap setelah lulus, bisnis yang dirintisnya makin dapat berkembang dengan dukungan lingkungan yang suportif di kampusnya.
Dr. Bernardinus Harnadi menyampaikan bahwa program S-1 Game Technology memiliki DNA kewirausahaan sejak dilahirkan. Sehingga pihaknya selalu mendukung kreatifitas mahasiswa dalam pengembangan talenta di bidang bisnis. Sedangkan output game yang memilih bidang edukasi merupakan bagian dari niatan jurusannya untuk mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan melalui karya-karya game yang dihasilkan.
Semoga niat yang baik ini dapat terwujud. Amin.

Thursday, February 16, 2017

SquarStudio, Start-Up Alumni GameTech Luncurkan Game Sky Jump Ninja




Squarstudio baru saja mempublish game terbarunya yang berjudul “Sky Jump Ninja”. Masih sama seperti “Froggie Jump”, untuk memainkan “Sky Jump Ninja” pemain hanya diminta untuk membuat ninja terus melompat dan menghindari suriken yang secara tiba-tiba muncul dan menjadi halangan agar sang ninja jatuh dan kalah. Ninja diminta untuk mengumpulkan diamond dan coin sebanyak mungkin. Coin yang di dapat akan membantu pemain untuk terus melanjutkan game dan memperoleh score tertinggi. Selain itu fitur lain yang ada dalam game ini adalah pergantian set lokasi yang dapat setiap saat diganti.

Ayo download sekarang Sky Jump Ninja disini